Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Charlize Theron Jalani Operasi Tulang Punggung

Written By Unknown on Selasa, 08 Oktober 2013 | 12.07


TEMPO.CO, Jakarta--Aktris Charlize Theron tetap tampil cantik meski dia baru saja menjalani operasi pada lehernya. Hadir dalam acara 5th Annual Power of Women, Jumat 4 Oktober 2013, Theron hadir dengan menggunakan scarft berwarna putih yang menutupi lehernya.


"Charlize mendapatkan cedera di lokasi dan mematahkan tulang punggungnya beberapa tahun lalu. Hal itu mengganggunya belakangan jadi dia melakukan operasi untuk membenarkan tulang itu dan mereka melakukannya melalui leher," ujar seorang sumber kepada Usweekly.


Masih menurut si sumber, cedera yang diderita Theron terjadi saat sesuatu menimpa kepalanya. Meski begitu, ibu dari satu anak ini memilih diam mengenai operasi yang dijalaninya. Theron tetap tampil cantik dengan balutan busana rancangan Stella McCartney di acara itu. "Dia mendapatkan balutan kecil di lehernya. Dia mencoba menutupinya dengan scarf putih. Tapi (luka) itu menyembul dan kelihatan," kata sumber itu.


Theron sendiri dikabarkan merasa lebih baikan usai menjalani operasi. Ia juga berusaha melakukan segala cara untuk bisa cepat sembuh. "Dia akan baik-baik saja. Dia berencana hanya untuk keluar sebentar dan beristirahat sepanjang minggu," ujar  sumber.


USWEEKLY | DEWI RETNO


Baca juga:


Dukung Obamacare, Artis Ini Rela Foto Bugil


AQJ Pernah Minta Dhani dan Maia Bersatu


Setelah Pacaran di Twitter, Naya Rivera Tunangan


Karena AQJ, Ahmad Dhani 'Puasa Bisnis' Enam Bulan


12.07 | 0 komentar | Read More

September: Penjualan Honda Mobil Naik 83 Persen

Written By Unknown on Senin, 07 Oktober 2013 | 12.59


Jakarta, 3 Oktober 2013 – Setelah mengalami penurunan cukup besar pada Agustus 2013, penjualan Honda mobil dari distributor ke dealer (whole sales) kembali naik pada September lalu mencapai 83 persen. Menurut rilis yang dikirim oleh APM Honda, PT Honda Prospect Motor (HPM), selama
September penjualan mencapai 7.600 unit, sedangkan Agustus 4.136 unit.



Dijelaskan, penjualan terbesar diperoleh dari Indonesia International Motor Show 2013 lalu. Model yang paling banyak terjual adalah Jazz, 2.526 unit. Jumlah tersebut meningkat 39 persen dibanding bulan sebelumnya, 1.816 unit. Kendati naik, namun penjualan Honda tertinggi terjadi pada Juli 2013, yaitu 8.505 unit



Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran & Layanan Purna Jual HPM,mengatakan, “Penjualan Honda selama IIMS berkontribusi besar  pada bulan lalu, terutama untuk model baru dengan harga yang semakin terjangkau  oleh konsumen.” Dengan ini pula, dalam 9 bulan 2013 Honda sudah terjual 69.610 unit, belum termasuk Brio Satya dan MPV Mobilio yang masih tahap “pre-order” atau “booking”.

Penjualan Honda Mobil September vs Agustus 2013 

































Model



September



Agustus



Jazz



2.526



1.816



CR-V



2.452



402



Freed



1.948



1.328



Brio 1.2/1.3



438



65



Accord



141



208



Civic



62



146



City



30



190



CR-Z



3



8



Total



7.600



4.163



12.59 | 0 komentar | Read More

Persiapan PON, Atlet Jabar Berlatih di Korea





BANDUNG, Kompas.com - KONI Jawa Barat memberangkatkan 27 atlet Pelatda ke Korea Selatan untuk berlatih selama tujuh bulan di "Negeri Gingseng" tersebut.

"Pemberangkatan 27 atlet itu dari tiga cabang, yakni senam, taekwondo dan gulat. Saat ini ada juga atlet gulat yang berlatih di sana," kata Sekretaris KONI Jawa Barat Lili Rolina di Bandung, Senin (7/10/2013).

Menurut Lili, atlet yang berangkat itu tujuh dari senam, tujuh dari gulat dan sepuluh atlet taekwondo. Pengiriman atlet itu merupakan bagian dari Pelatda jangka panjang yang digelar KONI Jawa Barat.

Ketiga cabang itu merupakan cabang yang memperebutkan emas cukup banyak di mana cabang-cabang dengan emas banyak akan menjadi prioritas Jabar dalam rangka mengejar target Jurara Umum pada PON XIX/2012.

"Cabang-cabang itu kebetulan ditangani atlet asal Korea dan rata-rata atlet belia dengan target mencapai puncak penampilan pada PON XIX/2013," katanya.

Lili menyebutkan dalam Pelatda Jangka Panjang itu diterapkan sistem promosi dan degradasi, sehingga bisa meningkatkan kompetitif di kalangan atlet.

Artinya, kata Lili, evaluasi dilakukan setiap waktu dan tidak menutup kemungkinan akan digantikan oleh atlet lainnya bila ada yang lebih baik.

"Selain sebelas cabang yang dilatih oleh atlet asal Korea, itu para atletnya tetap memiliki peluang untuk berlatih di luar negeri dengan beberapa tujuan negara, selain ke Korea juga ke China, Jepang atau bahkan ke beberapa negara di Eropa," kata Lili Rolina.

Selain dikirim berlatih di luar negeri, kata dia KONI Jabar juga akan mengirim atlet-atletnya untuk mengikuti sejumlah kejuaraan di luar negeri untuk meningkatkan percaya diri para atlet.

"Program uji tanding di kejuaraan di luar negeri merupakan salah satu cara yang akan dan telah kami lakukan, pengajuan dari cabang dan KONI menindaklanjuti dengan pengiriman mereka berlaga di luar negeri," katanya.




Editor : Tjahjo Sasongko















12.49 | 0 komentar | Read More

Atut Didemo di Depan Gedung KPK






JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan pengunjuk rasa dari sejumlah elemen menggelar aksi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (7/10/2013). Mereka menuntut KPK agar memproses hukum Gubernur Banten Ratut Atut Chosiyah terkait kasus dugaan suap kepada Ketua Mahkamah Konstitusi nonaktif Akil Mochtar dalam mengurus sengketa pilkada Lebak, Banten.

Massa pengunjukrasa antara lain berasal dari Jaringan Rakyat untuk Reformasi Banten (Jawara Banten), dan Keluarga Mahasiswa Banten yang terdiri dari sejumlah mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten. Pengunjuk rasa yang didominasi anak muda tersebut ada yang mengenakan almamater Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

“Tangkap, Atut, tangkap Atut,” ucap para pengunjuk rasa sambil mengusung spanduk dan bendera-bendera yang mewakili elemen masing-masing. Tampak salah satu spanduk besar yang dibawa para pengunjuk rasa bertuliskan “Tangkap dan adili koruptor Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Save Banten”.

Spanduk tersebut dibentangkan oleh 10 orang yang berdiri di papan nama Gedung KPK. Sepuluh orang ini tampak bertelanjang dada dan menuliskan dada mereka dengan huruf yang jika dirangkai berbunyi “Save Banten”.

Terlihat di tengah pengunjuk rasa yang bertelanjang dada itu, seorang wanita yang mengenakan topeng serupa wajah atut.

“Banten bukan milik dinasti Atut, Banten milik kita semua,” teriak para pengunjuk rasa tersebut.

Dalam selebaran yang dibagikan, Jawara mengatakan bahwa selama hampir 10 tahun Banten dipimpin pemimpin yang tidak peduli dan tidak paham akan kebutuhan rakyat. Infrastruktur karut marut sehingga perekonomian Banten terpuruk.

Sementara itu, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menjabarkan dugaan penyelewenangan dana bantuan sosisal (bansos) di Banten melalui selebaran yang dibagikan. Dalam selebaran tersebut, para mahasiswa mengatakan bahwa ada sekitar 10 lembaga penerima hinah dan bansos yang diduga fiktif dengan total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 4,5 miliar. Ada pula lembaga penerima hibah dengan nama tidak jelas dan alamat yang sama.

“Total alokasi anggarannya mencapai Rp 28.9 miliar dan yang tak kalah menarik adalah aliran dana hibah mengalir ke lembaga yang dipimpin keluarga gubernur mulai dari suami, kakak, anak, menantu, dan ipar. Total alokasi mencapai Rp 29,5 miliar,” tulis selebaran tersebut.

Ada pun Atut namanya disebut dalam kasus dugaan suap kepada Akil yang terkait pilkada Lebak. Atut diduga sebagai pihak yang memerintahkan pemberian suap. Dalam kasus ini, KPK menetapkan adik Atut, yakni Tubagus Chaery Wardana sebagai tersangka pemberi suap.




Editor : Caroline Damanik


















12.28 | 0 komentar | Read More

7 Cara Paling "Gila" untuk Turun Berat Badan


KOMPAS.com — Menurunkan berat badan memang bukan perkara mudah. Maka tak jarang orang nekat melakukan cara-cara yang tidak lazim demi mencapai tujuannya tersebut. Meski terkadang cukup cepat menurunkan berat badan, tetapi biasanya cara instan tidak bertahan lama.

Mungkin Anda pernah mendengar tentang metode diet lolipop, diet sumpit, atau kacamata hitam (didesain khusus untuk mengubah warna makanan menjadi tidak menarik). Cara-cara tersebut bisa jadi memberikan hasil dengan cepat, tetapi bukan tidak berisiko. Bahkan para pakar berpendapat, pendekatan ekstrem dalam berdiet justru dapat berbahaya.

Berikut adalah tujuh cara "gila" untuk menurunkan berat badan yang sebaiknya tidak Anda coba.

1. Lidah plastik
Metode ini diciptakan oleh ahli bedah plastik asal Beverly Hills. Dalam penerapannya, ahli bedah akan memasangkan bahan seperti plastik pada lidah sehingga proses makan akan berlangsung dengan sangat menyakitkan. Saat menggunakan metode ini, orang dipaksa untuk hanya makan makanan dalam bentuk cair sebanyak 800 kalori setiap hari. Tak hanya lidah, metode ini bahkan dapat "menyiksa" dompet karena sekali mencobanya, Anda harus merogoh kocek sekitar 2.000 dollar Amerika Serikat.

2. Makan lewat selang
Metode seharga 1.500 dollar AS ini kebanyakan dipakai oleh calon pengantin yang ingin menurunkan berat badannya secara instan. Cara melakukan diet ini yaitu dengan memasukkan semacam selang ke dalam hidung yang terhubung dengan kerongkongan. Selama 10 hari, peserta tidak diperbolehkan makan apa pun kecuali protein dan karbohidrat yang dimasukkan melalui selang. Dengan cara tersebut, peserta hanya mengasup sekitar 800 kalori per harinya. Cara ini sangat berbahaya karena dapat menimbulkan cedera.

3. Drunkorexia
Drunkorexia merupakan istilah baru untuk gangguan makan yang diikuti dengan kecanduan minuman beralkohol. Orang yang mengalaminya sengaja mengurangi asupan kalori mereka demi bisa minum alkohol. Dengan cara ini, tentu saja orang bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Namun mereka juga harus rela mengalami kesulitan berkonsentrasi, mengambil keputusan, sistem imun memburuk, risiko tinggi cedera, dan keracunan alkohol akut.

4. Cacing pita
Dalam menjalankan metode ini, orang sengaja memasukan cacing pita ke pencernaan mereka untuk menurunkan berat badan. Padahal cacing pita sangat berbahaya karena bisa menyumbat saluran pencernaan, gangguan fungsi organ, otak, kerusakan sistem saraf, hingga kematian.

5. Kelaparan
Makanan sejatinya merupakan "bahan bakar" agar tubuh mampu menjalani sistemnya secara benar. Lapar merupakan tanda tubuh kekurangan "bahan bakar" tersebut. Kelaparan artinya membiarkan tubuh dalam keadaan kurang makanan dalam waktu lama. Dalam jangka waktu tersebut, tentu kesehatan akan terganggu. Kelaparan berbeda dengan puasa karena puasa tetap membiarkan tubuh makan sebelumnya dengan nutrisi cukup dan hanya dilakukan di siang hari.

6. Merokok
Merokok menyebabkan indra perasa kurang peka sehingga menurunkan nafsu makan. Selain itu, merokok juga mampu meningkatkan metabolisme yang berarti mampu menurunkan berat badan. Hanya saja, merokok diketahui merupakan faktor risiko banyak penyakit hingga mempercepat proses penuaan.

7. Obat-obatan terlarang
Anda pasti pernah melihat orang kehilangan banyak berat badannya saat menjadi pecandu. Ya, konsumsi obat-obatan terlarang memang mampu menurunkan berat badan, tetapi dengan risiko kesehatan yang tinggi, cara ini tentu sangat tidak sehat.

12.27 | 0 komentar | Read More

Penjahat Kelamin, Budak Uang, Lagu Ciptaan AQJ  


TEMPO.CO, Jakarta - Putra bungsu pasangan musikus Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Dul, memang terlihat menonjol di bidang musik. Pada usia yang masih 13 tahun, Dul sudah sering menciptakan lagu yang kadang dibawakan bersama band-nya, The Backdoor.


Jika kedua orang tuanya lebih banyak menciptakan lagu bertema percintaan, Dul justru sering membuat lagu yang berisi saran dengan kritik. Ketika banyak penyanyi muda seusianya menyanyikan lagu-lagu bernuansa galau, Dul justru mengambil jalan yang berbeda jauh. Salah satu contohnya lagu Penjahat Kelamin, Budak Uang, dan Hidup adalah Permainan. Tiga lagu tersebut merupakan sebagian dari 12 lagu yang telah digarap oleh Dul dan telah memasuki tahap rekaman.


"Aku menciptakan lagu dari apa yang tengah muncul di perasaan aja," kata Dul saat ditemui di rumahnya di kawasan Pondok Indah, Jumat, 4 Oktober 2013.


Dul tidak berfokus mendapatkan referensi untuk membuat lirik dari satu hal. Apa yang ia lihat, dengar, dan rasakan selama ini menjadi titik tolak dirinya membuat lagu. "Aku enggak baca koran," Dul menjelaskan saat ditanya sumber apa yang biasanya ia baca.


Bermain musik kini menjadi salah satu pelepas kejenuhannya karena harus banyak beristirahat di dalam rumah selain mengikuti kegiatan home schooling yang sudah dimulai sejak hari Senin lalu, 30 September 2013.


AISHA


Berita Terpopuler


Charly Van Houten Bicara Kasus Akil Mochtar


Justin Bieber Rilis Heartbreaker Ahad Ini?


Sinead O̢۪Connor Ancam Pidanakan Miley Cyrus


AQJ Prihatin Sang Pacar Jadi Sorotan Media


AQJ Banyak Ciptakan Lagu Kritik Sosial


12.07 | 0 komentar | Read More

Kendaraan Modifikasi Bukan Patung, Harus Layak Jalan

Written By Unknown on Minggu, 06 Oktober 2013 | 12.59


Yogyakarta, KompasOtomotif - Kustomfest 2013 yang diselenggarakan setahun sekali, tak pernah lupa mengampanyekan fungsionalitas kendaraan modifikasi. Seperti tahun ini, syarat utama untuk ikut kontes adalah harus layak jalan. Tak cuma mesin sehat, tetapi juga bisa "jalan normal" layaknya kendaraan standar.


Hal ini berawal dari keprihatinan penyelenggara, bahwa selama ini banyak kontes modifikasi yang menampilkan ubahan ekstrem, namun jangankan jalan, mesinnya saja kadang susah dihidupkan. "Kendaraan custom dan modifikasi bukan patung. Semua yang ikut Kustomfest pun diseleksi ketat lewat proses semalaman. Ini penting untuk mengedukasi builder bahwa perhatian bukan cuma pada penampilan," tegas Lulut Wahyudi, Director Kustomfest.


Jika semua boleh pamer, seharusnya peserta Kustemfest 2013, khususnya kategori sepeda motor mencapai lebih dari 250 peserta. Karena banyak yang terganjal regulasi itu, akhirnya panitia hanya memajang tak sampai 200 sepeda motor. Kategori mobil Hot Rod pun demikian, melalui proses ketat sebelum diberi lampu hijau pamer tampang di Jogja Expo Centre.


Salah satu bukti juga, Roland Sands, builder AS dari Roland Sands Design (RSD) "membetot" Harley-Davidson Sporster 1200 yang sudah berubah wajah menjadi model cafe racer usai membuka acara. Dia melakukan aksi burn out di dalam gedung, membuktikan bahwa mesin oke dan layak jalan.


"Burn out, atau memutar roda belakang sampai berasap butuh tenaga maksimal mesin. Kita tidak akan tahu sepeda motor oke atau tidak jika tak dicoba. Jika di-burn out saja oke, ketika dipakai jalan pasti oke," ucap Lulut.


Jadi, tantangan builder saat ini tak hanya membuat sepeda motor sedap dipandang dengan segala kreativitas, tetapi juga memastikan layak jalan, entah bagaimana caranya.


Editor : Aris F. Harvenda

12.59 | 0 komentar | Read More

ICW: Akil Mochtar Tak Bisa Dituntut Hukuman Mati






JAKARTA, KOMPAS.com
- Tama S Langkun dari Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai bahwa Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar tidak dapat dituntut hukuman mati atas kasus dugaan suap yang menjeratnya. Menurut Tama, secara hukum, Akil hanya dikenakan pasal 12c UU Tipikor juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP atau Pasal 6 Ayat 2 jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Pasal itu hanya dapat menjatuhkan hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun. "Jadi kalau ada profesor bilang hukuman mati, saya rasa tidak mungkin karena dari substansi hukum tidak bisa," kata Tama di Jakarta, Minggu (6/10/2013).

Tama menjelaskan, tuntutan hukuman mati dapat diberikan untuk koruptor jika melanggar Pasal 2. Pasal itu menetapkan tuntutan hukuman mati dapat dijatuhkan jika koruptor melalukan tindak pidana korupsi saat negara dalam keadaan bahaya, bencana nasional, atau saat negara dalam keadaan krisis ekonomi dan moneter. Bisa juga diberikan jika koruptor berulang kali melakukan tindak pidana korupsi.

Namun, Tama meminta agar Akil dapat dihukum maksimal. Hal ini melihat Akil merupakan pimpinan di Mahkamah Konstitusi yang seharusnya tidak melakukan dugaan korupsi. "Akil berada pada benteng terakhir pencari keadilan, maka harusnya diberi hukuman maksimal," kata Tama.

Seperti diberitakan, Akil ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan sengketa pemilihan kepala daerah Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan di Lebak, Banten. Akil tertangkap tangan oleh KPK pada Rabu (2/10/2013) malam bersama anggota DPR Chairun Nisa dan pengusaha bernama Cornelis.

Dari rumah Akil, KPK menyita uang yang nilainya sekitar Rp 3 miliar. Uang itu diduga akan diberikan Chairun Nisa dan Cornelis kepada Akil terkait kepengurusan sengketa pilkada di Gunung Mas. Untuk kasus pilkada Gunung Mas, ada empat orang yang ditetapkan KPK sebagai tersangka. Selain Akil, Chairun Nisa, dan Cornelis, KPK menetapkan calon bupati petahana Pilkada Gunung Mas, Hambit Bintih, sebagai tersangka.

Kemudian, dalam kasus Pilkada Lebak, KPK kembali menetapkan Akil sebagai tersangka atas dugaan menerima uang. Untuk kasus ini, dia dan advokat Susi Tur Andayani diduga menerima uang Rp 1 miliar dari Tubagus Chaery Wardana. Adapun Tubagus diketahui sebagai adik dari Ratu Atut yang juga suami dari Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. KPK juga menetapkan Tubagus dan Susi sebagai tersangka dalam kasus ini.




Editor : Hindra Liauw


















12.28 | 0 komentar | Read More

7 Cara Paling "Gila" untuk Turun Berat Badan


KOMPAS.com — Menurunkan berat badan memang bukan perkara mudah. Maka tak jarang orang nekat melakukan cara-cara yang tidak lazim demi mencapai tujuannya tersebut. Meski terkadang cukup cepat menurunkan berat badan, tetapi biasanya cara instan tidak bertahan lama.

Mungkin Anda pernah mendengar tentang metode diet lolipop, diet sumpit, atau kacamata hitam (didesain khusus untuk mengubah warna makanan menjadi tidak menarik). Cara-cara tersebut bisa jadi memberikan hasil dengan cepat, tetapi bukan tidak berisiko. Bahkan para pakar berpendapat, pendekatan ekstrem dalam berdiet justru dapat berbahaya.

Berikut adalah tujuh cara "gila" untuk menurunkan berat badan yang sebaiknya tidak Anda coba.

1. Lidah plastik
Metode ini diciptakan oleh ahli bedah plastik asal Beverly Hills. Dalam penerapannya, ahli bedah akan memasangkan bahan seperti plastik pada lidah sehingga proses makan akan berlangsung dengan sangat menyakitkan. Saat menggunakan metode ini, orang dipaksa untuk hanya makan makanan dalam bentuk cair sebanyak 800 kalori setiap hari. Tak hanya lidah, metode ini bahkan dapat "menyiksa" dompet karena sekali mencobanya, Anda harus merogoh kocek sekitar 2.000 dollar Amerika Serikat.

2. Makan lewat selang
Metode seharga 1.500 dollar AS ini kebanyakan dipakai oleh calon pengantin yang ingin menurunkan berat badannya secara instan. Cara melakukan diet ini yaitu dengan memasukkan semacam selang ke dalam hidung yang terhubung dengan kerongkongan. Selama 10 hari, peserta tidak diperbolehkan makan apa pun kecuali protein dan karbohidrat yang dimasukkan melalui selang. Dengan cara tersebut, peserta hanya mengasup sekitar 800 kalori per harinya. Cara ini sangat berbahaya karena dapat menimbulkan cedera.

3. Drunkorexia
Drunkorexia merupakan istilah baru untuk gangguan makan yang diikuti dengan kecanduan minuman beralkohol. Orang yang mengalaminya sengaja mengurangi asupan kalori mereka demi bisa minum alkohol. Dengan cara ini, tentu saja orang bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Namun mereka juga harus rela mengalami kesulitan berkonsentrasi, mengambil keputusan, sistem imun memburuk, risiko tinggi cedera, dan keracunan alkohol akut.

4. Cacing pita
Dalam menjalankan metode ini, orang sengaja memasukan cacing pita ke pencernaan mereka untuk menurunkan berat badan. Padahal cacing pita sangat berbahaya karena bisa menyumbat saluran pencernaan, gangguan fungsi organ, otak, kerusakan sistem saraf, hingga kematian.

5. Kelaparan
Makanan sejatinya merupakan "bahan bakar" agar tubuh mampu menjalani sistemnya secara benar. Lapar merupakan tanda tubuh kekurangan "bahan bakar" tersebut. Kelaparan artinya membiarkan tubuh dalam keadaan kurang makanan dalam waktu lama. Dalam jangka waktu tersebut, tentu kesehatan akan terganggu. Kelaparan berbeda dengan puasa karena puasa tetap membiarkan tubuh makan sebelumnya dengan nutrisi cukup dan hanya dilakukan di siang hari.

6. Merokok
Merokok menyebabkan indra perasa kurang peka sehingga menurunkan nafsu makan. Selain itu, merokok juga mampu meningkatkan metabolisme yang berarti mampu menurunkan berat badan. Hanya saja, merokok diketahui merupakan faktor risiko banyak penyakit hingga mempercepat proses penuaan.

7. Obat-obatan terlarang
Anda pasti pernah melihat orang kehilangan banyak berat badannya saat menjadi pecandu. Ya, konsumsi obat-obatan terlarang memang mampu menurunkan berat badan, tetapi dengan risiko kesehatan yang tinggi, cara ini tentu sangat tidak sehat.

12.27 | 0 komentar | Read More

Charly Van Houten Bicara Kasus Akil Mochtar


TEMPO.CO , Yogyakarta: Musisi Muhammad Charly van Houten mengaku ikut malu dengan mencuatnya kasus suap yang menyeret Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. "Ini memalukan sekali, ya, kita semakin tak punya pegangan membentuk pemerintahan bersih," kata pria 30 tahun itu di Yogyakarta, Sabtu, 5 Oktober 2013.


Vokalis band beraliran Melayu itu mengatakan, penegak hukum di pusat merupakan andalan dalam gerakan melawan korupsi setelah pejabat daerah ramai menggasak uang rakyat pasca otonomi. "Sekarang pegangan untuk pemberantasan korupsi berkurang lagi, tinggal KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) saja," kata mantan vokalis band ST12 ini yang mengaku belakangan rajin mengikuti perkembangan kasus yang turut menyeret adik kandung Gubernur Banten Ratu Atut Chosyah tersebut.


Charly mengaku kian khawatir dengan penegakan hukum ke depan, khusus di daerah setelah terungkapnya dugaan suap di pilar konstitusi itu. "Kalau di pusatnya aja seperti itu, gimana di bawah? Jangan-jangan jadi contoh dan yang kena masyarakat lagi kalau ada urusan hukum," kata dia.


PRIBADI WICAKSONO


12.07 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger